perempuan itu duduk sendiri
oh tidak, tentu saja tidak
tentu saja ia tak khawatir akan sepi
kopi dan langit itu akan selalu menemani
dan lagipula, ia sudah terbiasa sendiri
bila saja ia mampu dan mau membuka hatinya
tentu saja walaupun seorang, ia tak akan sepi
ia tak akan sendiri
bila saja ia mau menggunakan hatinya dan tak hanya otaknya
ia pasti mampu melawan ego
memang kenapa dengan ditemani seorang?
memangnya sebegitu sulitkah meluangkan waktu untuk orang lain?
atau, ia memang hanya mencintai sepi?
atau, ia hanya harus menerima diri?
perempuan itu sesungguhnya tak ingin sendiri
dia sendiri yang bilang padaku
dia sendiri yang bilang padaku
perempuan itu sungguh ingin merasa dicintai
namun ia terlihat tak percaya diri
bagaimana mungkin ia berani meminta untuk dicintai?
bahkan untuk mencintai dirinya sendiri ia tak mampu
sebentar,
tidak, tapi benarkah ia sudah terbiasa sendiri?
kasihan sekali
oh tidak, kasihan sekali ya mengasihani diri sendiri
Komentar
Posting Komentar