suatu hari ia akan sadar, apa yang telah dilakukan pada hati-hati ini
menutup mata demi dendam masa lalu
menyakiti hati yang kabarnya saja sudah terluka.
suatu hari ia akan mengerti
apa yang telah dilakukannya pada hati kami
membuat kami tak lagi percaya cinta
membuat kami tak lagi mengerti
bagaimana nantinya menjadi istri-istri yang baik
yang ia lakukan hanya menutup mata
mematikan hati.
lalu akan tiba saatnya
pada suatu pagi,
tanpa sadar, ia sendiri yang telah membuat kami mematikan hati
dan membuat kami pergi.
dan membuat kami pergi.
pada malam-malam berdarah
kami yang tak lagi merasa rumah adalah rumah
menghitung hari entah kapan mata itu akhirnya akan terbuka
menanti saat, ketika cinta bukan hanya sekedar kata
selamat tinggal, semoga hati kami tak lagi berdarah-darah.
Komentar
Posting Komentar