Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

aku sudah bilang

sudah kubilang, aku melarang matamu kemana-mana tapi kau tak pernah mau mendengarkan di ujung jalan tempat aku beli sarapan di belokan gang mamang baso malang jualan di udara dan titik-titik embun pagi di barisan depan tempat aku sujud subuh tadi di layar handphone di balik pintu tempat aku sering melamun di langit-langit putih kamarku bahkan di lembar-lembar kuning buku puisiku sudah kubilang, aku melarang matamu kemana-mana karena aku masih saja melihat matamu di mana-mana aku lelah merinduimu di mana-mana.

aku lihat matahari

Aku lihat matahari sudah tidak terang rasanya senja sebentar lagi akan menepi Aku mendengar anjing bernyanyi di jauhan meminta orang-orang berhati berhenti Aku tidak bisa menahan melihat langit itu ada keemasan menggantung di sana-sini Aku belum juga sempat menulis puisi tapi kata-katanya sudah ada tertulis sendiri Aku lihat matahari sudah menghilang aku meleleh sendiri di kota orang Sementara kau berhenti di seberang dan aku semakin melayang Kau jauh di sana dan aku tidak pernah tenang