sudah kubilang,
aku melarang matamu kemana-mana
tapi kau tak pernah mau mendengarkan
aku melarang matamu kemana-mana
tapi kau tak pernah mau mendengarkan
di ujung jalan tempat aku beli sarapan
di belokan gang mamang baso malang jualan
di udara dan titik-titik embun pagi
di barisan depan tempat aku sujud subuh tadi
di layar handphone
di balik pintu tempat aku sering melamun
di langit-langit putih kamarku
bahkan di lembar-lembar kuning buku puisiku
di belokan gang mamang baso malang jualan
di udara dan titik-titik embun pagi
di barisan depan tempat aku sujud subuh tadi
di layar handphone
di balik pintu tempat aku sering melamun
di langit-langit putih kamarku
bahkan di lembar-lembar kuning buku puisiku
sudah kubilang,
aku melarang matamu kemana-mana
karena aku masih saja melihat matamu di mana-mana
aku lelah merinduimu di mana-mana.
aku melarang matamu kemana-mana
karena aku masih saja melihat matamu di mana-mana
aku lelah merinduimu di mana-mana.
Komentar
Posting Komentar