Waktu itu dia pernah jelas-jelas melarang kami,
'Jangan jatuh cinta', katanya.
Memang dasar bodoh,
baru sekarang saja tau rasanya menangis-nangis.
Kalau ibarat mayat,
sudah habislah kami itu dimakani dan dikerat-kerat.
Padahal waktu itu dia pernah jelas-jelas dengan senang hati mendoai,
'Jangan mati, ya.'
Ya tapi bagaimana lagi,
tinggal dikremasi begini.
aku menemukanmu di jalan-jalan panjang itu sebagai seorang anak kecil berbaju biru duduk bersembunyi di ujung belokan situ. aku menemukanmu di jalan-jalan panjang itu sebagai seorang remaja SMA berbaju rapih melongok kecil lewat sekat orang sana-sini menggenggam erat potongan disebut waktu. aku menemukanmu di jalan-jalan panjang itu sebagai seorang lelaki tampan nan bodoh menatap lewat celah dinding roboh sambil memeluk sebuah hangat kau s ebut aku. aku tidak menemukanku aku hanya menemukanmu bagaimana bisa kau sebut hangat itu, aku. aku sudah mengintipmu lewat mata, bibir, hidung, dan semua satuan bagianmu lain. sudah kutamati satu-satu, sampai kamu; kutemukan seorang aku pada sebuah tubuh manusia lain selain aku. selamat ulang tahun, semoga selalu kau temui bahagia.
Komentar
Posting Komentar